Bank ASA (BPR Artha Sarana Abadi): Solusi Keuangan Masyarakat

Bank Asa Bank Asa

Bank Asa atau PT BPR Artha Sarana Abadi merupakan lembaga keuangan yang didirikan pada 20 Maret 1992 di Kecamatan Cikarang, Kab Bekasi. Pada awal pendiriannya, perusahaan ini bernama PT Adyacikarang Sempana berdasarkan Akta Notaris Nomor 44 oleh Notaris Sri Rahayu. Kemudian, sesuai keputusan Bank Indonesia (BI) pada 4 April 2003, nama perusahaan berubah menjadi PT BPR Darmawan Adhiguna Lestari.

Berdasarkan Keputusan Kepala OJK Jabodebek Nomor KEP-84/KO.11/2025 tanggal 17 April 2025, nama perusahaan resmi berubah menjadi PT BPR Artha Sarana Abadi (Bank ASA). Saat ini, PT BPR Artha Sarana Abadi beroperasi melalui satu kantor yang berlokasi di Jl. A. Yani Ruko Sentraniga Kalimalang Blok A1 No. 3A-5 & Blok B2 No. 8, Kayuringin, Bekasi Selatan, Kota Bekasi 17144.

PT BPR Artha Sarana Abadi berfokus pada penghimpunan dana masyarakat dalam bentuk tabungan dan deposito. Selanjutnya, dana tersebut disalurkan kembali dalam bentuk kredit sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Bank Asa (Lokasi Google Maps Di Sini)

Visi Bank Asa

Menjadi BPR yang terpercaya dalam menjalankan fungsi intermediasi perbankan secara sehat, menguntungkan, dan berdaya saing. Selain itu, turut menopang pertumbuhan ekonomi kecil dan mikro dengan memperhatikan potensi ekonomi masyarakat Jabodetabek.

Misi Bank Asa

1. Memberi manfaat bagi masyarakat dan para stakeholder
2. Memberi pelayanan mudah, cepat dan terjamin
3. Melakukan pembinaan dan memperdayakan perekonomian masyarakat di Jabodetabek terutama di sektor usaha kecil dan mikro
4. Meningkatkan pendapatan BPR untuk mensejahterakan pemilik, pengurus dan karyawan.

Struktur Kepemilikan dan Manajemen Bank ASA

Dari sisi kepemilikan, Bank ASA mayoritas dimiliki oleh Farai Tody dengan porsi 99,99% yang sekaligus bertindak sebagai Pemegang Saham Pengendali. Sementara itu, 0,01% saham dimiliki oleh Farrel Prema Tody, sehingga kendali perusahaan berada pada satu pemegang saham utama.

Dalam operasionalnya, Bank ASA dipimpin oleh Soebroto Gondo sebagai Direktur Utama bersama Siti Muhayatun sebagai Direktur. Fungsi pengawasan dijalankan oleh Farai Tody selaku Komisaris Utama dan Drs. Syarifuddin HM sebagai Komisaris. Susunan ini mendukung pelaksanaan tata kelola perusahaan yang berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Produk Simpanan Bank Asa

1. Tabungan Mapan

Tabungan Mapan merupakan produk simpanan yang dirancang untuk membantu perencanaan keuangan secara teratur dengan setoran fleksibel dan bunga kompetitif. Produk ini menawarkan suku bunga 2,00%–3,50% per tahun, setoran awal Rp50.000, serta biaya administrasi Rp2.000 per bulan.

2. Tabungan Paket

Tabungan Paket merupakan produk simpanan tanpa biaya administrasi bulanan sehingga saldo tidak terpotong setiap bulan. Produk ini menawarkan bunga 3,00% per tahun dengan setoran awal Rp50.000 dan saldo minimum Rp10.000.

3. Deposito

Simpanan berjangka ini hanya dapat ditarik pada waktu tertentu sesuai perjanjian antara nasabah dan pihak bank. Deposito ini menawarkan suku bunga sebesar 4,00% hingga 6,00% per tahun.

Produk Pinjaman Bank Asa

1. Kredit Modal Kerja

Kredit Modal Kerja merupakan fasilitas pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan operasional usaha sehari-hari. Pembiayaan ini dapat digunakan untuk transaksi rutin, kebutuhan siaga, maupun transaksi khusus.

2. Kredit Konsumtif

Kredit Konsumtif adalah pinjaman yang diberikan kepada perorangan, seperti pegawai swasta atau anggota koperasi. Pengajuan dapat dilakukan secara langsung atau melalui kerja sama antara bank dan perusahaan tempat bekerja. Fasilitas ini digunakan untuk kebutuhan pribadi atau non-usaha, seperti biaya pendidikan, renovasi rumah, dan pembelian kendaraan.

3. Kredit Investasi

Kredit Investasi adalah fasilitas pinjaman untuk membiayai kebutuhan investasi atau pengembangan usaha, seperti pembelian aset tetap, mesin, kendaraan operasional, atau pembangunan tempat usaha.

Fasilitas simpanan dan pinjaman di Bank Asa memiliki ketentuan mengenai proses penempatan dana atau pengajuan kredit. Selain itu, terdapat persyaratan dan jangka waktu yang mengikuti kebijakan yang berlaku.

Laporan Keuangan Publikasi 2025 Bank Asa

Berdasarkan Laporan Publikasi Triwulanan posisi Desember 2025, Bank ASA mencatat pertumbuhan kinerja pada tahun 2025 dengan total aset mencapai Rp214,98 miliar dibandingkan Rp82,68 miliar pada tahun 2024. Penyaluran kredit meningkat menjadi Rp126,09 miliar (net), sementara penghimpunan dana, khususnya deposito, tercatat sebesar Rp148,47 miliar. Laba bersih tahun berjalan tercatat Rp3,50 miliar, naik dari Rp1,17 miliar pada tahun sebelumnya. Rasio keuangan utama menunjukkan KPMM 23,00%, ROA 3,02%, NPL gross 1,78%, dan LDR 81,64%.

Laporan Keuangan Publikasi 2025 Bank Asa disusun sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada nasabah, pemegang saham, serta pihak terkait lainnya. Selain itu, laporan ini disajikan secara triwulanan dalam empat periode setiap tahun. Penyajian tersebut bertujuan memberikan gambaran kinerja dan kondisi keuangan bank secara berkala sesuai ketentuan yang berlaku.

(Referensi: company website, social media Instagram @bankasa_)

Baca Juga: BPR Akasia Mas Berupaya Untuk Perkuat Daya Saing