6 Tips Financial Freedom Ala Robert Kiyosaki

Tips Financial Freedom

Kalau kamu mengunjungi artikel ini maka bisa ditebak status keuanganmu belum mencapai merdeka finansial. Kamu datang ke tempat yang tepat, karena di sini kita akan membahas 6 Tips Financial Freedom ala Robert Kiyosaki dalam buku Rich Dad, Poor Dad.

Financial Freedom merupakan kondisi di mana seseorang terbebas dari segala jenis utang, memiliki penghasilan pasif untuk mencukup kebutuhan hidup dan tidak lagi khawatir kekurangan uang ketika harus mengeluarkan uang untuk bersenang-senang.

Terdapat 6 Fase Menuju Financial Freedom :

  1. Fase Ketergantungan : fase awal ketika seseorang masih bergantung dengan orang lain
  2. Solvency : ketika sudah memiliki penghasilan sendiri
  3. Fase Stabilitas : ketika keuangan seseorang sudah mulai stabil. Pada fase ini penghasilannya sudah lebih tinggi dan memiliki cukup dana untuk ditabung, serta memiliki simpanan dana darurat.
  4. Terbebas dari segala bentuk hutang
  5. Fase aman : memiliki penghasilan pasif berupa investasi yang setara pengeluaran kebutuhan pokok
  6. Fase merdeka : ketika penghasilan pasif dari investasi cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok atau hal-hal lain yang diinginkan per-bulannya. Pada fase ini seseorang sudah dikatakan merdeka finansial.

Dari keenam ini kamu yang mana? Kalau kamu belum sampai tahap 5 atau 6, ini waktunya kamu menerapkan 6 tips financial freedom di bawah ini!

6 Tips Financial Freedom Ala Robert Kiyosakhi :

1. Melek Finansial

Perbedaan antara kaya dan menengah adalah pada kemampuannya dalam mengelola aset dan liabilitas (beban). Aset sendiri merupakan sesuatu yang bisa memberikan timbal balik kepada kita suatu hari nanti, sementara liabilitas justru akan meningkatkan pengeluaran kita per bulannya.

Menurut Kiyosaki orang kaya cenderung akan memilih membeli aset seperti saham atau membuka bisnis, sementara orang menengah lebih memilih untuk menekan pengeluarannya untuk membeli mobil.

Siapa yang di sini masih berpikir mobil adalah aset? Perlu kamu ketahui bawah mobil bukanlah aset. loh kok gitu? coba kita renungkan, mobil yang baru kamu beli itu akan menurun nilainya begitu sekali dipakai, belum lagi kamu butuh biaya bensin dan perawatan setiap bulannya.

Jika liabilitasmu lebih besar dari aset, bisa-bisa kamu akan masuk dalam rat race, kamu ibarat seekor tikus yang berlari di putaran roda dan tidak bisa ke mana-mana.

2. Cash Flow Quadrant

www.richdad.com

Cash Flow Quadrant merupakan sebuah ilustrasi yang menunjukkan alur kas seseorang. Di sisi kiri terdapat ‘E’ yakni Employer/Pekerja dan ‘S’ yakni Self Employement/Freelance. Sementara di sisi kanan terdapat ‘B’ yakni Bisnis dan ‘I’ Investasi.

Menurutmu mana yang lebih aman, sisi kiri atau sisi kanan? Kalau jawabanmu sisi kiri, salah. Menurut Robert Kiyosaki sisi kiri justru lebih berbahaya dibanding sisi kanan.

Kenapa bisa begitu? oke mari kita ilustrasikan. Terdapat 2 orang pemuda bernama Mike dan Billy. Suatu hari 2 pemuda tersebut diberi tugas untuk mengambil air dari sungai dengan bayaran yang menggiurkan. Mendengar hal tersebut, Mike langsung mengambil ember dan menimba air, sementara Billy pergi entah ke mana.

Setelah beberapa tahun berlalu uang yang dimiliki Mike semakin bertambah banyak, namun dia menjadi tidak punya waktu luang karena terlalu sibuk bekerja. Sementara Billy kembali dengan membawa kontraktor dan kemudian membangun pipa air untuk menyambungkannya dengan sungai dengan tangki air yang dekat dengan kota. Ia kemudian menjual air yang ditampungnya tersebut dengan harga yang lebih murah.

beberapa waktu kemudian Mike mulai tua dan kehabisan tenaga sehingga mulai menyuruh anak-anaknya menimba air untuk menutupi keuangan keluarga. Sementara Billy sibuk membangun jaringan pipa, mendulang banyak uang dan sukses membangun bisnisnya sendiri.

Dari ilustrasi di atas terlihat bahwa Mike menggambarkan kelompok kiri (Employer & Self Employement), sementara Billy menggambarkan kelompok kanan (Bisnis & Investasi). Jika kita lebih berfokus pada E dan S, maka tubuh kita akan semakin lemah karena usia dan malah berujung pada buruknya kondisi keuangan di masa tua. Oleh karena itu fokus pada Bisnis dan Investasi merupakan pilihan yang aman.

3. Orang Kaya Menciptakan Uang

Orang kaya cenderung akan berusaha mengembangkan kecerdasan finansial mereka. Dengan kecerdasan tersebut, mereka akan menciptakan uang dengan membangun bisnis dan membeli aset yang nantinya akan memberikan pendapatan pasif kepada mereka.

Dengan meningkatkan pemasukan pasif, kamu jadi bisa punya waktu untuk mengembangkan diri, berpikir, meningkatkan relasi dan lebih menikmati hidup. Salah satunya dengan berinvestasi dan membangun bisnis sendiri.

4. Mulai Membangun Bisnis

Kebanyakan orang memilih untuk mengurusi bisnis orang lain dengan bekerja untuk orang lain. Padahal menurut Robert, salah satu cara mencapai Financial Freedom adalah dengan membangun aset bisnis sendiri. Orang-orang kaya cenderung mengajarkan anak-anaknya menemukan perusahaan bagus untuk dibeli sahamnya atau dengan merintis bisnis sendiri.

5. Bekerja untuk Belajar

Kebanyakan dari kita diajarkan bahwa saat bekerja pada suatu perusahaan, kita perlu memberikan yang terbaik demi kenaikan gaji atau jabatan. Sehingga kita hanya berfokus pada bidang pekerjaan kita saja dan bukan pada gambaran bisnis tersebut secara keseluruhan.

Saat kita bekerja, kita tidak hanya bekerja untuk mendapat uang, namun juga perlu mengamati dan mempelajari bisnis dari perusahaan tersebut. Dengan begitu kamu bisa mengaplikasikan ilmu tersebut pada bisnis yang akan kamu bangun nanti.

6. Mulai Sekarang!

Banyak dari kita yang belum mulai berinvestasi dan membuka bisnis sendiri karena berbagai macam alasan, mulai dari takut mengambil risiko, pengetahuan yang belum cukup hingga rasa malas. Padahal dengan memulai investasi dan bisnis kamu bisa memperoleh pemasukan pasif dan membantumu mencapai Financial Freedom.

Jadi tunggu apa lagi? Ayo mulai dari sekarang dengan menerapkan 6 tips Financial Freedom ini!

Baca juga : 7 Tips Menabung Cepat : Dari 10 Ribu, Bisa Kumpul 12 Juta Per Tahunnya?